Langkah-langkah Optimasi SEO yang beruntuk untuk meningkatkan Website dan Blog Anda

Posted on

Dalam SEO, ada tidak sedikit faktor yang butuh diperhatikan supaya website dapat naik peringkat di hasil penelusuran dengan cepat. Untuk mempermudah praktiknya, SEO dipecah menjadi dua jenis, yakni SEO on page dan off page. Di tulisan ini, kami akan membicarakan mengenai apa tersebut on page SEO dan bagaimana teknik optimasinya.

Apa Itu SEO On Page?

SEO on page ialah praktik optimasi SEO yang dilaksanakan pada konten yang diterbitkan. Langkah optimasi on page SEO konsentrasi pada faktor-faktor yang terdapat dalam konten. Secara sederhana, on page SEO dapat ditafsirkan sebagai tahapan optimasi menambah kualitas konten supaya mudah dibaca dan dicerna pembaca situs atau blog.

Tidak hanya itu, on page SEO yang dioptimasi dengan baik pun akan mempermudah mesin pencari untuk mengetahui konteks konten dan relevansi situs Anda dengan keyword yang dicari.

Anda juga dapat menggunakan jalan pintas yaitu menggunakan  Jasa SEO, Optimalkan website anda dengan SEO yang berkualitas. kami menyediakan Super PBN Backlink berkualitas dengan harga termurah. untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website kami https://guestpost.id/

Berikut Bebera Cara Optimasi SEO untuk Website dan Blog anda

Setidaknya ada Beberapa teknik optimasi SEO yang butuh Anda lakukan. Dari mengolah permalink menjadi sederhana sampai mengganti penataan link menjadi open in new tab. Apa saja langkah-langkahnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

  1. untukkan Permalink Sederhana

Permalink simpel adalah salah satu indikator utama SEO 2020. Permalink yang simpel akan mempermudah mesin pencari untuk mengenali topik yang kita bahas. Idealnya permalink lumayan berisi focus kata kunci yang kita targetkan saja.

Misalnya, kita menargetkan keyword jam tangan pria. Permalink yang ideal untuk konten tersebut ialah seperti ini:

  • websiteanda.com/jam-tangan-pria
  • Sayangnya, WordPress secara default menciptakan permalink Anda laksana ini:
  • websiteanda.com/2020/05/judulartikel

Jadi Anda butuh mengubahnya secara mandiri. Tenang, teknik mengganti struktur permalink ini lumayan mudah. Anda melulu perlu membuka dashboard WordPress kemudian klik Settings > Permalink. Setelah itu, pilih struktur permalink Post Name dan klik Save.

Selesai! Kini struktur permalink situs Anda telah jadi simpel dan gampang dikenali Google.

  1. Buat Judul Konten yang Menarik

Ketika orang-orang menggali sebuah keyword di Google, mereka hanya dapat melihat judul dan pemaparan singkat konten kita di hasil pencarian. Jadi kita perlu menciptakan judul semenarik mungkin supaya orang langsung tertarik menyimak konten Anda.

Anda dapat menambahkan angka atau kata sifat untuk menciptakan judul konten lebih menarik. Berdasarkan keterangan dari Content Marketing Institute, judul dengan angka menghasilkan performa 45 persen lebih baik dibanding judul tanpa angka. Sebagai contoh:

50 Template Blog Keren dan SEO Friendly

Bagaimana Cara Membuat Website dari Nol? Cek Panduan Ini!

Cara Menghasilkan Uang dari Blog dalam 6 Langkah

Walaupun begitu, tidak seluruh konten Anda sesuai untuk memakai angka pada judulnya. Tentu kita tidak mesti saklek selalu memakai angka dalam judul. Ada tidak sedikit variasi judul lainnya yang juga dapat menarik perhatian pembaca. Agar lebih mahir dalam menciptakan judul yang menarik, Anda dapat baca tips-tipsnya di tulisan 10+ Langkah Mudah Membuat Judul Artikel Blog yang Menarik.

  1. Tambahkan Gambar atau Video

Konten yang mengandung teks saja tentu paling membosankan untuk pembaca. Di samping membosankan, konten tanpa media visual apa pun pun akan melelahkan untuk dibaca. Jadi pastikan untuk menambahkan minimal satu atau dua gambar pada masing-masing konten Anda.

Lebih baik lagi andai Anda menambahkan media visual laksana video. Berdasarkan keterangan dari Vidyard, tulisan dengan video punya peluang 53 kali lebih banyak untuk hadir di halaman kesatu hasil penelusuran Google dibanding tulisan tanpa video.

  1. Optimasi Gambar

Di poin ketiga, kami merekomendasikan untuk menambahkan gambar di konten Anda. Agar gambar yang kita tambahkan dapat meningkatkan kualitas SEO on page, ada sejumlah hal yang butuh Anda perhatikan.

Pertama, pastikan ukuran gambar tidak terlampau besar. Gambar berukuran besar melulu akan memperlambat loading website. Oleh sebab itu, Anda butuh memperkecil ukuran gambar. Setidaknya ukuran satu gambar tidak lebih dari 100KB.

Anda dapat memanfaatkan layanan kompres gambar laksana TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, dan OptiPNG. Layanan-layanan itu akan menolong Anda mengecilkan ukuran gambar tanpa meminimalisir kualitasnya.

Kedua, berikan nama file cocok dengan focus kata kunci yang kita targetkan. Nama file yang cocok dengan focus keyword dapat membantu gambar itu untuk hadir di Google Image Search.

Ketiga, ubah alt text cocok focus keyword. Alt text atau alternative text bermanfaat untuk menolong Google mengidentifikasi topik yang Anda kupas di konten. Di samping itu, alt text yang tepat pun memudahkan gambar untuk hadir di hasil penelusuran gambar.

Untuk mengolah alt text, klik gambar lantas di samping kanan kita akan menyaksikan pengaturan laksana ini. Ubah alt text cocok focus kata kunci yang kita targetkan. Jika ada sejumlah gambar di suatu konten, Anda dapat memodifikasi alt text dengan kata kunci turunan atau LSI-nya.

  1. Manfaatkan Heading dan Subheading

Untuk mempermudah pengunjung dalam menyimak konten, kita perlu menciptakan struktur konten yang jelas dan gampang dipahami. Salah satu teknik membuat struktur konten yang gampang dipahami ialah dengan memanfaatkan heading dan subheading.

Heading dan subheading bermanfaat untuk memecah tulisan Anda menjadi sejumlah bagian. Sederhananya, heading dan subheading ialah bab dan subbab laksana di buku. Dengan adanya heading dan subheading, pembaca bakal lebih mudah mengejar poin-poin urgen yang mereka butuhkan.

Di samping itu, heading dan subheading pun membantu search engine untuk mengetahui konten Anda. Heading mempermudah search engine bot untuk mengerjakan crawling di konten dan melihatnya sebagai pokok kupasan konten.

WordPress meluangkan Heading 1 hingga Heading 6. Heading 1 seringkali sudah otomatis dipakai judul. Jadi yang dapat Anda manfaatkan selanjutnya ialah Heading 2 hingga Heading 6. Namun, seringkali Anda melulu memerlukan hingga Heading 4. Di masing-masing heading tersebut, usahakan masukkan focus kata kunci atau turunannya.

  1. Letakkan Focus Keyword di 100 Kata Pertama

Di samping judul, paragraf kesatu pun harus menyerahkan kesan kesatu yang baik pada pembaca. Anda mesti to the point tentang apa yang bakal Anda ucapkan di konten tersebut. Jadi usahakan, letakkan focus kata kunci di 100 kata kesatu andai memungkinkan.

Walaupun begitu, tidak seluruh focus keyword sesuai untuk ditaruh pada 100 kata kesatu. Jika memang tidak memungkinkan, kita tidak butuh memaksakan untuk menempatkan focus kata kunci di paragraf kesatu. Dengan catatan, Anda menciptakan paragraf kesatu yang unik dan jelas sampai-sampai pembaca langsung tahu apa yang bakal Anda kupas di tulisan tersebut.

  1. untukkan Tema Responsif (Mobile Friendly)

Yang dimaksud dengan tema responsif ialah tema yang kompatibel dengan perlengkapan apa pun. Baik dimulai di perlengkapan desktop, tablet, maupun perlengkapan mobile, situs Anda tetap berlangsung dengan baik dan responsif.

Sayangnya tidak seluruh tema WordPress responsif. Jadi Anda mesti teliti sebelum memilih tema untuk website Anda. Pastikan tema yang kita pilih responsif di seluruh perangkat, terutama perlengkapan mobile.

Terlebih lagi, Google sekarang telah merealisasikan mobile first indexing yang menuntut empunya website untuk menciptakan website yang mobile friendly. Dengan Google Mobile First Index, sekarang Google menilai performa website melewati website versi mobile. Jika situs versi mobile kita menghasilkan performa yang buruk, bisa jadi besar akan dominan buruk pada kualitas SEO situs keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *