Kesehatan

Stres dan Depresi Bisa Memperparah Psikosomatis

Stress tidak hanya membuat pikiran kacau, tetapi juga berpengaruh pada tubuh Anda. Ada beberapa alasan kenapa dokter menyarankan supaya Anda tidak mudah stress hanya karena masalah kecil. Hal ini sangat penting, terutama untuk Anda yang mempunyai kekebalan tubuh yang lumayan lemah, karena cemas dan bisa memicu gejala pada fisik.

erlinahappyplay.com

Seringkali kita mendengarkan jika kondisi kejiwaan berperan penting untuk menyembuhkan penyakit, bahkan dokter menyetujui pendapat ini. Jadi, jika kondisi kesehatan mental yang baik dapat membantu proses penyembuhan penjakit. Ada kemungkinan kesehatan mental yang buruk dapat memengaruhi kondisi fisik. Istilah gangguan psikosomatis digunakan pada kondisi ini. Istilah gangguan psikosomatis atau psychosomatic dapat diartikan sebagai penyakit yang dikarenakan ataudiperparah faktor mental. Kata “psyche” merujuk ke pikiran, sedangkan “somatic” adalah tanda gejala fisik yang tampak.

Gangguan psikosomatis tidak tampak di setiap individu. Penyakit fisik, seperti psoriasis, ruam, dapat menganggu sehingga menyebabkan Anda depresi atau tertekan. Namun, ada orang lain yang mengalami kondisi serupa tetapi tidak sampai depresi. Kebalikannya pun berlaku, kondisi mental dapat menyebabkan penyakit fisik. Gangguan psikosomatis mencangkup penyakit, seperti hipertensi, penyakit jantung, eczema, hingga psoriasis.

Penelitian sudah menemukan kalau depresi serta kecemasan secara langsung dapat menyebabkan serangan jantung. Gangguan psikosomatis acap diawali dari pikiran, yang gejalanya cukup banyak, seperti:

  • Detak jantung yang cepat
  • Tremor
  • Mulut kering
  • Mual
  • Rasa sakit
  • Nyeri di dada
  • Berkeringat
  • Napas yang cepat
  • Pingsan
  • Keluhan pada gastrointestinal
  • Lelah secara berlebihan

Dalam menerapkan therapy psikomatis, sebaiknya mengetahui gejala kondisi mental, seperti cemas, depresi, dan stress yang memicu gejala fisik yang belum sepenuhnya diketahui. Beberapa ahli menyatakan kalau peningkatan aktivitas saraf sewaktu Anda cemas, stress, atau depresi menjadi penyebab munculnya gejala fisik. Acapkali pelepasan adrenalin serta epinephrine bisa memicu gejala cemas. Gejala yang lumrah dan menyebabkan psikosomatis adalah kekerasan, cara berkomunikasi, hingga pengaruh keluarga.

Dengan urainan tentang gejala psikosomatis ini semoga memberikan informasi yanh tepat. Sekian dari kami dan terima kasih banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *